Dua Cermin
Dalam gelak tawa dua insan asmara
Diseling belai kasih dan kata - kata cinta
Cerita - cerita lama yang indah
Berbingkai di saat mulai melangkah
Meniti bersama suka dan duka
Sekian purnama telah berlalu
Tiada lagi untaian kisah baru
Jenuh - jenuh mulai datang mengintai
Hingga merasuk tepi bingkai
Prasangka, kecewa, curinga
Selalu datang silih berganti
Cinta - cinta dan kisahnya, bagai roda - roda
Datang - pergi, sayang - benci, hingga harha diri
Ketika waktu yang tak henti
Ketika tiada yang sehati
Dua insan duduk bersama
Mempersatukan yang berbeda
Tutur kata, perilaku
Jadikan dua hati satu bahasa
Cinta - cinta dan kisahnya, bagai roda - roda
Datang - pergi, sayang - benci, hingga harha diri
Ketika waktu yang tak henti
Ketika tiada yang sehati
Dua insan duduk bersama
Mempersatukan yang berbeda
Tutur kata, perilaku
Jadikan dua hati satu bahasa
Cinta - cinta dan kisahnya, bagai roda - roda
Datang - pergi, sayang - benci, hingga harha diri
Dois espelhos
No riso de duas pessoas de romance
Dispersar amor e palavras de amor
Belas histórias antigas
Enquadrado quando você começa a pisar
Explore junto com alegria e tristeza
Toda a lua cheia passou
Não há mais vertentes de novas histórias
Saturado - começa saturado vindo à espreita
Até entrar na borda do quadro
Preconceito, decepção, curinga
Sempre vem um após o outro
Amor - amor e história, como rodas
Venha - vá, ame - odeie, até harha - se
Quando o tempo é infinito
Quando nada é igual
Duas pessoas sentam juntos
Unifique os diferentes
Fala, comportamento
Faça dois corações uma língua
Amor - amor e história, como rodas
Venha - vá, ame - odeie, até harha - se
Quando o tempo é infinito
Quando nada é igual
Duas pessoas sentam juntos
Unifique os diferentes
Fala, comportamento
Faça dois corações uma língua
Amor - amor e história, como rodas
Venha - vá, ame - odeie, até harha - se
Composição: F. Indra